18 January 2014

Andalalin Bandara Halim Perdanakusuma Tuntas Februari

PT Angkasa Pura II (Persero) menargetkan analisis dampak lalu lintas atau Andalalin Bandara Halim Perdanakusuma selesai dirumuskan pada Februari mendatang.
Andalalin tersebut diantaranya memuat analisis bangkitan dan tarikan lalu lintas angkutan jalan, simulasi kinerja lalu lintas tanpa dan dengan adanya pengembangan, serta rekomendasi dan rencana implementasi penanganan dampak.

Terpakai Rp 3 Triliun, Dana IPO Garuda Masih Sisa Rp 171 Miliar

PT Garuda Indonesia masih memiliki dana sisa hasil penawaran saham umum perdana (IPO) sebesar Rp 171,28 miliar dari total Rp 3,18 triliun, sehingga realisasi penggunaan dana IPO adalah sebesar Rp 3,01 triliun, dengan rincian untuk pengembangan usaha seperti pembelian pesawat senilai Rp 2,54 triliun dan untuk belanja modal perseroan beserta anak usahanya sebesar Rp 466,12 miliar.

17 January 2014

Singapore Airlines dan Air New Zealand Pererat Kerjasama

Singapore Airlines dan Air New Zealand telah memperdalam kerjasama codeshare yang bisa mengalihkan beberapa lalu lintas penerbangan dari Australia dan secara potensial bisa lebih menekan maskaspai penerbangan pesaing yang sedang mengalami kerugian, Qantas Airways.

Citilink Terbangkan 8 Juta Penumpang

Citilink, maskapai LCC anak perusahaan Garuda Indonesia berhasil menerbangkan 8 juta penumpang sejak maskapai ini resmi menerima Air Operator Certificate (AOC) pada bulan Agustus 2012 lalu. Pencapaian ini sekaligus mengukuhkan Citilink sebagai satu-satunya maskapai LCC nasional dengan catatan kinerja sangat baik.

Garuda Indonesia Promosikan Wisata Indonesia di Eropa

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia turut mempromosikan destinasi wisata di Indonesia di Eropa dalam pameran pariwisata Vakantiebeurs yang berlangsung 14-19 Januari 2014 di Jaarbeurs Utrecht, Belanda. Dalam pameran tersebut Garuda Indonesia akan memberikan tiket gratis ke berbagai objek wisata di Indonesia bagi pembeli tiket Garuda dari Eropa menuju Indonesia.

Anak Usaha Merpati Didirikan Pekan Depan

Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan pembentukan anak perusahaan PT Merpati Nusantara Airlines setidaknya paling lambat awal minggu depan.